Wednesday, September 23, 2009

Busana Muslim dengan nuansa bumi

RAMADAN tahun ini akan sedikit berbeda dengan bulan suci sebelumnya. Pasalnya, busana muslim tidak lagi ekstraglamor dengan gamis penuh payet, namun lebih bernapaskan eco-fashion.

Eco-fashion yang mewarnai tren busana muslim mendatang dibenarkan desainer Nuniek Mawardi. Menurutnya, basis eco-fashion yang dimaksud ialah memilih bahan pakaian organik, pewarnaan secara alami dan memanfaatkan limbah tekstil seperti sisa benang dan kain menjadi kreasi baru (recycle product).

Adapun gerakan eco-fashion yang diusung terdiri dari beberapa bagian. Untuk itu, Nuniek memaparkannya kepada okezone.

Ambigue

Dalam tema ini, memamerkan rancangan yang mengacu pada alam. Glam, tapi bukan sesuatu yang berkilau, tetapi sesuatu yang langka.

Pemanfaatan tenun, kayu, dan limbah banyak digunakan pada tema ini. Sehingga, tidak mengaplikasikan sesuatu yang "bling-bling" atau payet. Jadi perpaduan antara etnik dan modern pada rancangan ambigue terlihat luxuries.

Adapun pemakaian warna lebih banyak memakai warna cokelat, cream, putih pasir, roti gandum.

No comments:

Post a Comment